Senin, 12 April 2010

Asumsi-asumsi kehidupan

Kita tak pernah tahu kapan akan mencintai dan dicintai seseorang. Kita hanya melihat sesuatu yang dapat kita indra dengan mata saja. Tapi sebenarnya banyak yang tidak dapat kita lihat namun dapat kita rasakan yang merupakan bentuk kasihsayang diantaranya :
• Do’a yang dia panjatkan untuk kita, ketika kita sedang tidur terlelap(do’a seorang ibu)
• Nasehat bijak yang selalu disampaikan dengan tegas sehingga kita disiplin dalam bertindak(nasehat seorang ayah)
• Kerja keras dalam jiwa dan raga yang selalu kita lupakan dari mereka(orang tua)
Tidak hanya itu banyak lagi ungkapan-ungkapan yang tidak kita lihat tapi kita rasakan. Orang tua kita adalah harta yang tak ternilai harganya. Hai kawan berbaktilah kepada orang tuamu selama masih ada kesempatan. Bila tanah telah menutup sekujur tubuh mereka kita akan sadar betapa besar jasa-jasa mereka, perjuangan mereka, agar kita tetap bernafas, agar kita dapat tidur dengan perut yang kenyang.

Orang tua adalah wujud dari kasih sayang Tuhan kepada kita.Sebab tanpaNya kita tak dapat berbuat apa-apa. Bersyukurlah kepada Tuhan karena telah mengijinkan kita hidup di dunia, karena telah menguatkan dan memenangkan kita dalam mengarungi perjalanan yang panjang sebelum kita sampai ke rahim ibu.

Kawan-kawan kita adalah makhluk yang menang bertarung dalam berjuta-juta seperma yang ada di mulut rahim seorang ibu. Maka pantaskah kita durhaka kepada Tuhan?. Satu janji yang harus kita katakan DAN DEMI NAFAS YANG TELAH KAU HEMBUSKAN DALAM KEHIDUPANKU KU BERJANJI AKAN MENJADI YANG TERBAIK......




By:

Al Makhdist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar